Sunday, May 23, 2010

Freeze!

Alhamdulillah... akhirnya bisa juga... freeze! Istilah capoeiranya sih 'queda de rins'. Kalau ga salah artinya berdiri dengan/di atas ginjal gtu? Hehe... walaupun ga taw udah bener apa belum, katanya sih masih kurang tinggi kakinya, tapi... lumayan lah... dah bisa jaga keseimbangan nahan berat badan di siku, hehe...

Ceritanya sih ngiri sama teman-teman yang udah pada bisa. Jadi rajin latihan sendiri di rumah heuseus untuk gerakan ini. Soalnya udah diajarin step by stepnya waktu latihan. Cuma... biasalah... kalau di tempat latihan mah suka kurang pe-de gitu nyobain gerakan yang belum dikuasai. Aneh ya... padahal kalau pas latihan kan bisa nanya kalau gerakannya belum bener... Dunno... that's just me... :p

Well... ada sedikit cerita tragis dalam proses latihannya --- haha... lebay... ga tragis-tragis amat ko. Waktu pertama kali bisa menahan beban tubuh, saking girangnya, lupa jaga keseimbangan... aku sendiri ga tau jatuhnya kaya gimana, yang pasti pas jatuh itu bibir 'ketemu' lutut. Ouch!

Something salty flowing on my lips... kusentuh bibir dengan jariku... whoa! What a fresh red fluid! I just got my lip bleed... mmm... salty... XP

Sempet kapok untuk beberapa saat. Sibuk menghentikan darah dulu dari luka di bibir (it's torn a bit). When I'm pretty sure my lip wasn't bleeding anymore, ok, coba lagi... :D

A few more tries, and I'm pretty sure I'm already able to do this move. Hehe... langsung foto-foto dong pas latihan --- teuteup... narsisss XD

Next move is... au-au-au... Haha... masih belum bisa au dengan benar. Latihan kemarin malem dapet tips untuk belajar au. Mulai dari handstand di dinding, buka kaki lebar-lebar dan jaga kaki tetep lurus, trus turunkan kaki satu per satu ke kiri atau ke kanan. Hey... that's quite easy... Tinggal belajar menaik-turunkan kaki bulak-balik dari kanan ke kiri. Kemarin malam aku baru berhasil menurunkan kaki ke arah kanan, ke arah kiri masih ngaco, apalagi bulak-balik. Plenty of room for improvement! ;)

Anyway... latihan kemarin malam juga mulai berani 'menyakiti' diri. Biasanya aku ga berani handstand kalau bukan deket tembok atau ga ada yang megangin. Tapi panas juga liat yang lain 'uji nyali' handstand di atas matras. So... I tried, and... ... ...

Harusnya sih jatuh yang baik itu supaya ga sakit, dari posisi handstand jatuhnya ke posisi kayang. Tapi entahlah... sepertinya aku masih belum bisa mengontrol tubuh dengan baik... dari posisi handstand... swiiinnnggg.... bruk!!! Jatuh sempurna dengan punggung terhempas di atas matras... huff... shock... hempasannya kerasa sampai ke dada... I took some moment to take a deep breath, forgetting the pain in my back and my chest, and... tried again...

Percobaan yang kedua, aku coba ikuti saran Shinta, "pelan-pelan aja handstand-nya". Ok... I tried not to rush, and... again... swiiingggg.... bruk!!! Okay... that's second... should I try for the third. Of course... but some other time XD

Pagi ini waktu bangun bener-bener pegel di punggung dan bahu. I guess akibat kebanting plus latihan handstand dan posisi freeze berulang-ulang. Fuiihhh... puass lah... mudah-mudahan latihan-latihan berikutnya aku juga bisa terus berani. Walaupun sakit, but I learned.

Ganbatte kudasai!!!

Saturday, May 15, 2010

My Stars and Storks

Lama sudah tak melipat-lipat kertas lagi. Masih banyak persediaan kertas lipatnya. Tapi setidaknya sudah punya beberapa koleksi proyek origami yang "selesai". Haha... kenapa selesainya dalam tanda kutip??? Well... see it by yourself on this picture, how's the origami project going :D

Friday, May 14, 2010

Latihan Capoeira pake batik, y not? :D

OMG! I feel so sleepy this morning. Lacking of sleep last night. Too many daydreaming that I went to bed at around 1 o'clock. Hampir telat bangun karena baru bangun jam setengah 6 pagi --- eh, bangun jam segitu mah udah telat ya? :p

Sekitar jam 10 pagi perasaan badan mulai melayang-layang lagi... Pengen bobo...Padahal latihan maculele di Be Mall kemarin malem cuma sampe jam 9 malam. Pulang nebeng teman yang pulang ke arah Padalarang, aku turun di bunderan Soekarno-Hatta, trus jalan kaki lewat jalan yg biasa jadi tempat ngetem bis Damri, jalanan masih ramai, makanya aku berani jalan kaki sendirian lewat situ :D

Okay, jadinya supaya ga terlalu ngantuk, kucoba mengingat koreografi maculele yang diajari tadi malam, sambil diketik dan membayangkan gerakannya. Supaya latihan berikutnya aku bisa lebih lancar gerakannya. Soalnya perasaan pada saat latihan kemarin aku teh rada-rada lambat menangkap instruksi XD

Huff... ketika mulai terbiasa dengan gerakan basic capoeira, masuk materi capoeira angola, fuiihhh... stamina dikuras... bener-bener belajar jaga stamina... dan mulai membiasakan lagi dengan pegal-pegal di bagian paha.

Eh... berikutnya, masuk materi maculele... kembali stamina diuji... plus... ketahanan betis... plus koordinasi tangan dan kaki... orientasi arah... hehe... masih belum hilang kelemahan yang satu ini... disorientasi arah, entah itu arah nendang, arah muter, arah mukul... mudah-mudahan tak ada yang salah dengan otakku, mungkin cuma masih belum terlatih aja otak motoriknya... XP

Sampai hari ini betis masih 'berasa'... tapi tetep aja bandel latihan lagi. Back to basic practice, I need to practice more basic. Gerakan dasarku kayanya masih belum mantap. Kadang masih suka hilang keseimbangan, makanya tadi seneng banget waktu diingatkan Mas Dedy untuk datang ke latihan di Be Mall hari ini. Aku maksain datang walaupun ga bawa baju ganti. Jadilah tadi latihan dengan kostum baju batik XD

Ga nyesel deh datang latihan tadi, selain memantapkan gerakan dasar, dapat materi yang playful dari Mas Sugeng. Belajar gerakan slow motion pada saat jogo. Hehe... seru! Tapi tadi aku belum berani jogo, belum pe-de untuk ikutan ber-slow motion, hihi... tapi lumayan... tetep belajar gerakan baru ;)

Friday, April 16, 2010

Jogo vs Public Speaking

Performing jogo in a roda, to me, is like performing public speaking.
It's always making me nervous. Sering mendadak kehilangan kata-kata alias speechless. Kalau di roda, sering mendadak lupa gerakan-gerakan yang sudah dipelajari. Tiba-tiba blank! Akhirnya bergerak ga jelas :p

Justru itu salah satu alasan aku ikut capoeira. Capoeira is like a conversation. You learn to create a good flow of jogo. Sama halnya dengan percakapan. Percakapan yang nyaman adalah percakapan yang mengalir. That's exactly what I wanna learn. To have a good conversation, memperbaiki kemampuan berkomunikasi.

Still need a lot of work though...

I'm working on it... q(^______^)p

Sunday, April 04, 2010

Taken from mailing list, luv this, a reminder ^^

saat bertemu dengan orang yang benar-benar engkau kasihi, ambillah kesempatan untuk bersamanya seumur hidupmu, karena ketika dia telah pergi, segalanya akan terlambat.

saat bertemu teman yang dapat dipercaya, rukunlah bersamanya, karena seumur hidup manusia, teman sejati tak mudah ditemukan.

saat bertemu penolongmu, ingat untuk bersyukur padanya, karena ialah yang mengubah hidupmu.

saat bertemu orang yang pernah kau cintai, ingatlah dengan tersenyum untuk berterimakasih, karena ialah orang yang membuatmu lebih mengerti tentang kasih.

saat bertemu orang yang pernah kau benci, sapalah dengan tersenyum, karena ia membuatmu semakin tegar dan kuat.

saat bertemu orang yang pernah mengkhianatimu, baik-baiklah berbincang dengannya, karena jika bukan karena dia, hari ini engkau tak memahami dunia ini.

saat bertemu orang yang pernah diam-diam kau cintai, berkatilah dia, karena saat kau mencintainya, bukankah kau berharap ia bahagia.?

saat bertemu orang yang tergesa-gesa meninggalkanmu, berterima kasihlah bahwa ia pernah ada dalam hidupmu, karena ia adalah bagian dari nostalgiamu.

saat bertemu orang yang pernah salah paham padamu, gunakan saat tersebut untuk menjelaskannya, karena engkau mungkin hanya punya satu kesempatan itu saja untuk menjelaskan.

saat bertemu orang yang saat ini menemanimu seumur hidup, berterima kasihlah sepenuhnya bahwa ia mencintaimu, karena saat ini kau mendapatkan kebahagiaan dan cinta sejati.

Sunday, March 28, 2010

On One Saturday Night

Ekspresi – tenang – selesai – akrobatik.

Itu 4 hal yang dipelajari dalam sesi latihan capoeira Sabtu malam, 27 Maret 2010 yang lalu.

Ekspresi.
Pada saat jogo, tunjukkan ekspresi, apapun itu senang, bersemangat, kaget, penasaran, just show it all. Nikmati setiap gerakan yang dilakukan. Mulai dari ginga, be flexible, nikmati ayunan tubuh, ikuti kemana tubuh ingin bergerak. Ketika tiba-tiba ‘kehilangan’ langkah, terus bergerak saja. Biarkan tubuh menemukan gerakannya sendiri.

Dalam hidup juga begitu. Nikmati setiap proses yang dijalani. Setiap perasaan yang dialami. Kalau mengutip kata iklan, “enjoy aja!”. Ketika tiba-tiba bingung dan kehilangan arah, jangan hanya diam, teruslah bergerak (mencari solusi). Solusi akan ditemukan ketika dicari, bukan ketika diam. Yang penting, nikmati semua prosesnya.

Tenang.
Ketika mendapat serangan dari lawan jogo, tetap tenang, jangan panik. Karena kalau panik, biasanya akan bingung memikirkan gerakan berikutnya. Tapi kalau tenang, diserang dalam posisi apapun, bisa dengan mudah menemukan gerakan berikutnya sebagai respon terhadap serangan lawan main.

Sama halnya ketika menghadapi masalah, tetap tenang. Solusi akan lebih mudah ditemukan dalam kondisi pikiran tenang. Bukan begitu bukan?

Selesai.
Setiap melakukan gerakan, baik itu gerakan menyerang maupun gerakan bertahan. Selesaikan gerakan dengan sempurna. Ini juga akan mempermudah tubuh untuk menemukan dan melakukan gerakan berikutnya.

Kembali analoginya dengan persoalan sehari-hari. Selesaikan urusan satu persatu. Ketika satu urusan selesai, baru beranjak ke urusan berikutnya, urusan tersebut akan lebih lancar. Lain halnya kalau satu urusan belum selesai, sudah beranjak ke urusan lain, konsentrasi akan terbagi antara satu urusan dengan urusan lainnya.

Akrobatik.
Hehehe… kalau yang ini tambahan untuk mempercantik pertunjukan. Tapi kalau mau dianalogikan juga, setiap melakukan gerakan akrobatik, pastinya pelaku akrobatik sudah memperhitungkan langkah-langkah dalam melakukan gerakan tersebut serta risiko cedera apabila ada langkah yang kurang tepat. Diperlukan kepercayaan diri untuk melakukan gerakan dengan cantik dan sempurna.

Subhanallah… muantabs… ga cuma belajar teknik capoeira, tapi juga filosofi di balik capoeira itu sendiri. Daleemmm… Mudah-mudahan bisa diterapkan. Aamiinnn… ^^v

Saturday, March 20, 2010

Just another mood swing, I guess

Yes, I drink coffee.
Yes, I do my own laundry.
Yes, I do this by myself.
Yes, I do that by myself.
Blah... blah... blah...

Sometimes I just confused with what others think about me. What people around me really think about me. And these people just never stop surprise me...

Entah mungkin karena mood memang lagi ga bagus, jadinya pertanyaan simpel seperti, "Teh Eneng minum kopi?" bisa tiba-tiba membakar hatiku. (sebagian besar kerabat memanggilku Eneng, dan beberapa kerabat menambahkan panggilan Teteh di depannya).

I know it sounds silly, tapi kadang aku mempertanyakan pertanyaan itu sendiri yang membuatku berpikir "emang penting ya buat ditanyain?". Ok, bagian positif dari pikiranku berkata, itu pertanyaan yang wajar, orang bertanya karena ingin tahu. Tapi ada bagian lain yang berkata, "Gosh! Yang kaya gini aja ditanyain??? Apa anehnya sih kalau aku minum kopi??? People drinks coffee, y'know!!!"

Hahaha... emang parah... mood-ku lagi parah. I thought PMS should have ended while you're on your period. Maybe it's just me, I guess :p

Dan pertanyaan simpel di atas membuatku teringat kembali pertanyaan simpel lainnya yang juga bisa tiba-tiba menyulut kekesalan. --- does that happen to you too, or just me? ---

Ok, sebenarnya kadang berawal dari pernyataan. Yang kadang bagiku terdengar seperti sebuah judgement.

People : "Dirimu sih enak, tinggal di rumah, ada mesin cuci"
Me :"Haha... iya, mesin cuciku di rumah merk tangan dan kaki!"
People : "Maksudnya?"
Me : "Aku nyuci sendiri kok"
People : "Pake tangan?"
Me : "Iya"
People : "Tapi ada pembantu kan?"
Me : "Hihi... iya, pembantunya aku..."
People : "Tapi ada Mama kan?"
Me : "Ya ampun, Mamaku umurnya udah 60-an, tega aja klo aku biarin Mama nyuci bajuku"
People : .........

Dan pernyataan atau pertanyaan dengan konten seperti itu bukan cuma satu dua kali terlontar. Membuatku berpikir... apa aku tampak seperti tuan putri atau ratu manja yang selalu merepotkan orang lain untuk melakukan bahkan pekerjaan rumah yang ringan sekalipun??? Just because I live at home with my parents doesn't make me a spoil brat, y'know!!!

Wakakakak... tinggi lagi dah emosinya... :p

Anyway... cuma pengen menumpahkan kekesalan tanpa bermaksud menularkan kekesalan itu sendiri, hehe... mudah2an tak menular.

Anggaplah ini kesempatan untukku introspeksi. Mungkin sikapku masih mencerminkan anak yang super duper manja, jadinya beberapa orang (untuk tidak mengatakan banyak orang :p), memiliki penilaian seperti itu terhadapku. Huff... hate to admit it, but yes... I think I am still very childish.

Ganbatte kudasai, Tika!!!

Friday, March 12, 2010

Bosan

Senja menjelang
Hatiku sedang tenggelam
Cahaya temaram
Wajahku muram
Ingin berontak
Menggeliat
Melepaskan diri

Repost beberapa tulisan dari blog Friendster, hehe... belum bikin tulisan baru lagi ;p

Aku?

Kalau aku kertas, mungkin aku adalah kertas kosong

Polos, hampa

Atau…

mungkin sudah ada goresan tinta disana

tapi…

masih berupa goresan tak berbentuk

tanpa makna

bingung

mencari jawab

akan tanya yang pun tak jelas

hanyut, terbang, mengambang

melayang

lalu lenyap

Tinggal atau Pergi?

Banyak tanya melintas di kepalaku
Mencari alasan untuk tinggal
Banyak saat ku merasa ingin hengkang
Tapi tak sedikit pula peristiwa menahanku
Kadang sempat ku merasa tak tahan
Tapi sering pula aku ingin bertahan
Mana yang harus kuturuti?
Kucoba mencari jawab di luar
Sejenak berlari…
bukan… bukan berlari…
Karena aku masih tinggal
Mungkin hanya pengalih perhatian sesaat
Dimana aku bisa menikmati kebebasan
yang masih kupelajari
ingin kukuasai

Saturday, January 16, 2010

Anyer, 10 - 14 Januari 2010


Hawaii Hotel, Anyer

acara Rihlah Kerja Nasional 2010, ga sempat foto narsis, tapi sempat foto2 pemandangan (^___^)>

Monday, December 28, 2009

Tips Mengirim Lamaran via E-mail

Tulisan ini saya buat setelah menghabiskan waktu berjam-jam mengunduh berkas lamaran dengan total file sebesar 7 MB. Well... okay... ga sampai berjam-jam, cuma sekitar 3 jam, bolak-balik mengklik file attachment satu persatu...

So... here are the tips :

  • Cantumkan posisi/jabatan yang dilamar pada subject e-mail.
  • Surat lamaran sebaiknya ditampilkan di badan e-mail juga lampirkan filenya dalam attachment. Ditampilkan di badan e-mail untuk memperjelas posisi yang dilamar, ringkasan perkenalan dari si pelamar, dan darimana informasi mengenai lowongan diperoleh. CV sebaiknya dilampirkan dalam bentuk file word atau pdf. Lebih baik lagi jika dalam file CV sudah dilengkapi foto, walaupun tidak masalah jika foto dilampirkan dalam file jpg terpisah.
  • Lampiran berkas lamaran pelengkap lainnya (seperti scan ijazah, transkrip, KTP, sertifikat kursus, surat rekomendasi, dsb) sebaiknya dilampirkan dalam bentuk jpg atau pdf. Jika memungkinkan (dan mungkinkanlah), satukan seluruh berkas lamaran, mulai dari surat lamaran, CV, ijazah dkk, dalam satu file pdf. Ini akan sangat mempermudah petugas administrasi yang menyortir lamaran untuk mendownload lamaran Anda.
  • Jika tak ada program konversi file untuk menjadi file pdf, satukan seluruh file lamaran dalam satu folder untuk kemudian dikompres (rar atau zip). Ini juga dalam rangka mempermudah proses mengunduh sang petugas admin (sungguh, tak ada ruginya mempermudah tugas sang admin penyortir lamaran, trust me, admin akan sangat berterimakasih dan turut mendoakan Anda...).
  • Last but not least, pastikan besar file yang dikirim tidak terlalu besar, lagi2 untuk mempermudah proses pengunduhan. Umumnya perusahaan menetapkan besar file maksimum untuk berkas lamaran yang dikirim via e-mail. Perhatikan ketentuan ini. Saya pribadi menyarankan tidak lebih besar dari 2MB. Percayalah, walaupun sang admin bisa saja memaksakan mendownload berkas lamaran yang total besar filenya 'kadang' mencapai 7MB, bukan berarti sang petugas menikmatinya, belum lagi kalau dari satu pelamar, harus mengklik link attachment berulang-ulang karena tidak ada opsi 'download all'. Alhasil, proses mengunduh berkas lamaran bisa berlangsung berjam-jam (lebay mode ON).
  • Itu pun kalau berhasil diunduh. Bayangkan betapa kesalnya petugas admin, jika setelah berjam-jam berusaha mengunduh file besar dari e-mail pelamar, diakhiri dengan kegagalan. Bukan hanya kasihan pada sang petugas yang waktunya terbuang percuma, tapi juga sang pelamar sendiri, berkas lamarannya tidak sempat terbaca karena filenya tidak bisa dibuka. Peluang bekerja di perusahaan impian gagal hanya gara2 lamaran tak bisa dibuka, oh, please...

Okay, sekian tips kali ini. Mudah-mudahan bermanfaat. Dan mudah-mudahan saya bisa sharing lagi perihal lamar-melamar ke perusahaan ini lain waktu (tunggu mood menulis itu datang :D)

Saturday, December 05, 2009

Apa ya?

Sebenarnya belum makan dari pagi, tapi malas makan. Antara lapar dan nggak.

Ga taulah. Tadi pagi masih berasa lapar dan pengen makan karena belum sarapan. Mendadak kehilangan selera makan waktu bahas anggaran. Ditambah lagi mikirin laporan penyelesaian tugas yang harus dibuat per bulan untuk masing-masing grup/unit. Otak mendadak hang...

Sampai tadi sore di kantor akhirnya cuma buat format blanknya dulu. Uraian kegiatannya aku lengkapi Senin. Dah keburu puyeng duluan. Surfing kesana kemari di dunia maya juga ga banyak membantu. Dah kehilangan khasiatnya sebagai sarana refreshing. Tadi sudah bosan. Jenuh. Mandeg.

Fuuh...ini juga sedang terlalu malas menghidupkan komputer untuk menumpahkan isi hati, jadi merelakan sang jempol berjuang menari-nari di atas keypad ponselku. Gemporr...